Hari Jum'at tanggal 27 Juni 2014, saat itu sekitar pukul 07.30 pagi waktu Sangatta, saya berangkat dari margosantoso Gg 21 menuju rumah di Jalan Kelimutu Gg Kelengkeng III tepatnya belakang SMK dan SMP Muhammadiyah . Hari itu hujan mengguyur sangatta yang turun pada pagi buta, yang seolah ingin menina bobokan mayarakat sangatta agar terlena dalam tidur dan melupakan aktifitasnya.
Jalan inpres yang basah akibat guyuran air hujan saya lalui dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega ZR Keluaran 2011. setelah sampai di perempatan jalan kenyamukan dekat Masjid Al-Amanah saya melihat banyak mobil, saya kira ada kecelakaan, namun dari jauh saya melihat seseorang yang saya sangat hafal ciri-cirinya, orang tersebut tinggi dan agak kelihatan kurus tapi tidak kerempeng tentunya.
Beliau berdiri ditemani stafnya di tengah rintikan air hujan, beliau hanya memakai topi sebagai pelindung kepala dari jatuhan air hujan. Saya ingat bahwa di media sosial namanya ramai di perbincangkan karena keberhasilannya merubah wajah sangatta yang tadinya dihiasi sampah-sampah berserakan di seluruh sudut kota sangtta dengan bau yang menyengat kini secara perlahan mulai bersih.
Mungkin kita semua sudah tau siapa yang saya maksud, ya itulah Kepala UPP Kebersihan Basuki Isnawan atau sering di sapa BAS. beliau juga dulu merupakan dosen di Jurusan Kehutanan STIPER.
Lanjut cerita saya berhenti dan berjabat tangan sambil menanyakan ada kegiatan apa pak??? beliau menjawab persiapan bersih-bersih di dekat SMK Muhammadiyah jawab beliau, saya baru teringat kalau hari ini hari jum'at dan ada program GJB (Gerakan Jumat Bersih) yang telah di jalankan oleh beliau. Saya pribadi salut sama kinerja beliau karen pada saat hujan beliau tetap turun bersama pasukannya.
Dari kinerja beliau pula sehingga ada beberapa orang yang melihatnya memberikan dukungannya untuk mengusung menjadi calon pemmpin di Kutai Timur (sumber Singa Kutim), Tapi melalui akun FB saya sempat mengomentari Status akun FB singat Kutim agar tidak buru- buru untuk mencalonkan diri, masih ada waktu untuk berkarya terlebih dahulu sebelum maju ke pertarungan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati KUTIM yang akan diselenggarakan Tahun depan (2015).
Maju terus dalam berkarya dan berbuat dengan baik, jangan dengarkan kata mereka (orang-orang yang selalu menilai orang dengan negatif) buktikan bahwa kinerja bapak untuk Kutai Timur adalah sebuah Amanah serta ke ikhlasan tanpa pamrih.

Komentar
Posting Komentar