![]() |
| ilustrasi |
Dalam beberapa bulan ini media di Sangatta Kutai Timur baik media cetak maupun online banyak memuat berita tentang kenakalan anak sekolah (SD,SMP,SMU/SMK) mulai dari merokok, minum minuman keras, ngelem, sex bebas bahkan yang paling trend untuk saat ini adalah NGOMIX dikalangan pelajar, mulai dari tingkat SMU,SMP bahkan SD pun sudah melakukan hal tersebut.
Sanagat memprihatinkan sekali generasi muda kita saat ini, entah apa yang ada dalam benak mereka sehingga rela menyiksa diri dengan perbuatan yang sangat merugikan, karena dapat merusak jaringan saraf otak. Kendatipun mereka tau dan faham akan dampak perbuatannya toh para pecandu KOMIX tetap melaksanakan niatnya karena sudah ketrgantungan yang sangat luar biasa.
Keadaan ini harus menjadi perhaian penuh bagi pemerintah melalui instansi terkait untuk dapat mengambil langkah seribu dalam mengurangi bahkan menghilangkan para pecandu melalui rehabilitasi jika dimungkinkan demi terwujudnya INdonesia Bebas Narkoba Tahun 2015. (jika bisa terealisasi) semoga saja. Harapannya semua pihak tidak hanya memberikan statement tapi langkah ril yang bisa mengurangi bahkan memberikan efek jera bagi para pecandu tersebut.
Komix yang merupakan salah satu merek obat batuk menjadi idola bagi para pemakai untuk mabuk-mabukan- bahkan bisa berkhir dengan sex bebas, atas dasar persoalan ini maka saya mengatakan bahwa Kutai Timur darurat KOMIX.
Oleh karena persoalan ini sangat urgen, maka semua elemen masyarakat untuk pro aktif memantau daera-daerah rawan yang biasa dijadikan tempat mangkal bagi para pecandu. Institusi seperti BNK, Kepolisian Satpol PP serta Dinas pendidikan harus berkolaborasi melakukan razia ketempat-tempat yang sering digunakan sebagai tempat Ngomix, karena tersedianya generasi muda yang handal menjadi tanggung jawab kita semua, Selamatkan enerasi muda Kutai Timur dengan Gerakan Berantas Penyalagunaan KOMIX.

Komentar
Posting Komentar