Mencari bantuan Rehab dari Sangatta Sampai Jakarta

Keadaan SD Islam DDI Sangatta Kutai Timur yang sangat memperihatinkan membuat saya memutar otak bagaimana mendapatkan bantuan, bangunan sekolah yang tergenang air pada saat hujan datang dan membuat anak-anak diliburkan sangat mengganggu pikiran.

Namun pasrah tanpa berbuat apa-apa tidak akan menyelsaikan persoalan. awal saya mengemban amanah menjadi kepala sekolah langsung saya buat permohonan kepada pihak pemerintah dan swasta, berbuan-bulan menunggu hasilnya sangat mengecewakan pemerintah melalui instansi terkait tidak memberikan solusi apa-apa, dan hanya mengatakan tidak bisa dibantu karena swasta.

Harapan sedikit terobati adanya bantuan dari pihak swasta (KPC) yang memberikan bantuan Rp.20.000.000, yang digunakan oleh sekolah untuk menguruk dan mengganti pintu yang rusak, meski tidak bisa menyelesaikan selruh masalah, bantuan dari KPC sangat kami hargai dan kami sangat berterima kasih.

Langkah saya tidak berhenti untuk mendapatkan bantuan dalam merehab sekolah, menggunakan jaringan dari organisasi tempat saya bernaung semasa kuliah yang membuat saya semangat untuk terus berjuang dalam mendapatkan bantuan, akhirnya senior dari provnsi kalimantan Timur memberikan dana Aspirasi untuk pendidikan sebesar Rp.200.000.000,

Ucapan terima kasih juga kami haturkan atas bantuan yang telah diberikan kepada sekolah SD Islam DDI Sangatta. Namun karena bantuan ini belum bisa menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga saya bersama senior untuk mencoba peruntungan di Ibu Kota Jakarta dan lagi-lagi menggunakan jaringanyang sama, harapannya semoga mendapatkan bantuan untuk merehab Sekolah SD Islam DDI Sangatta agar tidak kebanjiran lagi serta bangunannya bisa lebih baik lagi dan lebih layak lagi untuk digunakan dalam proses belajar mengajar bagi generasi muda sangatta Kutai Timur. Amin.

Jakarta, 2 Desember 2014

Komentar