PENGCAB PSTI KUTAI TIMUR BERBENAH

Atlet Takraw Binaan Pengcab PSTI KUTIM
 Meski perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur Masih menyisahkan waktu 3 Tahun lagi, tapi pengurus Persatuan sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kutai Timur mulai berbenah untuk melakukan persiapan dalam membentuk tim sepak takraw yang akan diikutkan pada even Empat tahunan ini.

Setelah mengikuti rapat dengan KONI Kutai Timur beberapa Minggu yang lalu, pengurus PENGCAB PSTI Kutai Timur langsung melakukan planning untuk menyiapkan skuat Takraw Kutai Timur lebih dini. 

Persiapan pembentukan tim dibutuhkan waktu yang cukup panjang apalagi 90% atlet takraw Kutim merupakan pemula dan masih berusia remaja dan merupakan tantangan bagi pengurus agar menghasilkan sesuatu yang maksimal. Berdasarkan Arahan Pengprov PSTI Kalimantan Timur yang harus menggunakan atlet lokal, karena selama ini atlet yang bermain di pagelaran POPROV hampir 90% menggunakan atlet bayaran atau atlet dari luar Kaltim.

Adanya kebijakan menggunakan atlet lokal membuat seluruh pengcab berfikir ekstra dalam menyiapkan atlet termasuk Pengcab PSTI Kutai Timur. Namun dalam 5 Bulan terahir Pengcab PSTI Kutim melakukan pembinaan atlet yang rata-rata pelajar SD-SMP yang berdomisili di Sangatta. Dalam pembinaan persiapan Poprov ini banyak kendala yang dihadapi dan merupakan permasalahan klasik dalam dunia olahraga yakni terkendala dalam masalah finansial dan sarana prasarana.

sarana prasarana yang dimaksud adalah minimnya lapangan yang tersedia, sehingga sangat berpengaruh tehadap proses pembinaan, Pengcab PSTI kutim hanya menggunakan lapangan yang berada dilapangan Eks STQ (Taman Bersemi) namun kurang layak. 

Selain itu kurangnya putri kutim yang berminat untuk menjadi atlet sepak takraw sehingga pengcab PSTI Kutai Timur melakukan kerjasama dengan salah satu club dari sulawesi untuk membina atlet putri, namun tidak 100%, tapi 50% dan 50% disiapkan oleh Pengcab PSTI Kutai Timur.

Harapannya kedepan agar KONI ataupun instansi terkait dapat menyiapkan fasilitas untuk pembinaan atlet sepak takraw kutai timur sehingga akan melahirkan atlet sepak takraw lokal kutai timur yang handal. dan pada pagelaran POPROV VI 2018 nanti Kutai Timur bisa bersaing dengan Kabupaten lain.

Komentar