CERPEN

Cerpen 1

“huh,pagi-pagi gini sudah diomelin,bikin telinga sakit aja”ucap clara langsung meninggalkan kamarnya tanpa membereskannya.
Pagi itu clara diomelin karena bangun kesiangan dan tidak mencuci baju kemarin.
Clara adalah anak tunggal dari Pak Indra dan Bu Diah,Pak Indra sangat memanjakan anak semata wayangnya berbeda dengan Bu Diah ia tidak pernah memanjakan putrinya itu bahkan sering ia sering memarahi Clara.

Clara mencium tangan Ayahnya dan keluar dari mobil,dia berjalan di koridor sekolah dan tidak lupa singgah ke toilet untuk berdandan.
Di jam pertama clara hanya melamun,pelajaran pun tidak masuk di otaknya.
Dia memang telah diberikan gelar  sebagai cewek yang paling malas karena apabila  orang belajar dia hanya tidur kalau tidak tidur berarti memainkan handphonenya.
Saat pelajaran pertama selesai,clara keluar kelas dan pergi ke toilet dan disaat yang sama calara keluar dari toilet dia bertabrakan dengan seorang anak yang sangat cupu.Clara memandang anak itu dari atas kebawah sambil menganga
‘’sumpah,aku baru lihat anak secupu ini”batin clara sambil menelan ludah.
“heh....maaf saya tidak sengaja”ucap anak cupu itu sambil membungkkukan sedikit punggungnya.”eh,ya”balas clara sambil meninggalkan anak itu.
“aku pulang “teriak clara sambil menaiki anak tangga.
Clara memasuki kamarnya dan langsung merebahkan dirinya di kasur kesayangannya dan terlelap.
Pagi hari.
Clara memakan sarapannya dengan lahap,setelah sarapan dia berangkat kesekolah.”bu,ayah clara pergi dulu yah,assalamualaikum”.
“walaikum salam”jawab ibu dan ayahnya.
Hari ini entah setan apa yang merasuki tubuh clara karena dia tidak ingin diantar biasanya  dia sampai-sampai memaksa ayahnya untuk mengantarnya ke sekolah.
Di jam pertama clara  tidak melamun ataupun mendengarkan musik,tetapi dia makan snack yang dia beli di toko tadi.di saat dia membuang sampah dia melihat anak cupu itu sedang membersihkan  lapangan basket,clara berfikir mungkin itu anak salah satu petugas kebersihan sekolah ini.
dia kembali ke kelas dan langsung tidur tidak menghiraukan omelan bu guru yang sedang mengajar di kelasnya,clara memang anak yang sangat pemalas dan nakal,dia sudah terkenal seantara satu sekolah,bukan karena dia pintar atau baik tetapi dia  terkenal karena sering berkelahi bahkan dia pernah kelahi dengan cowok yang sangat pintar karate,tapi clara mengalahkan itu sampai cowok itu tidak pergi kesekolah 1 minggu,alasan itu lah ibunya tidak memanjakan clara.
“eh tina,kamu pernah lihat anak cupu yang sering  menyapu halaman,gak?’’clara bertanya dengan teman sebangkunya.”anak cupu,gak tuh”balasnya melanjutkan catatannya.”aku sering lihat anak itu,aku penasaran dengan anak itu,abis kalau aku mendekatinya dia menghindar”lanjut clara sambil memainkan pulpennya.”coba kamu tanya anak yang lain deh,mungkin mereka pernah melihatnya”saran tina untuk clara sambil membereskan bukunya.
‘’hm,benar juga,thanks yah”clara langsung berdiri dan berbicara di depan kelas.
“PERHATIAN,kalian pernah lihat anak cupu yang sering berkeliaran di sekolah ini gak”tanya clara yang membuat murid-murid yang lain memberhentikan aktivitasnya, dan memperhatikan clara.
“anak cupu,tumben loh tanya begituan?’’jawab salah satu murid.’’ehh,kalau kamu gak tau,mendingan diam aja deh,daripada tangan ini melayang di mukamu”ancam clara yang membuat cowok itu terdiam dengan wajah ketakutan.
Semua murid-murid tidak pernah melihat anak cupu itu,tetapi setiap clara keluar dari kelas dia sering melihat anak itu.
Disaat clara keluar dari pintu gerbang dia melihat anak cupu itu lagi sedang membawa sapu,clara penasaran dan akhirnya mengikutinya.

Clara heran kenapa anak cupu itu pergi ke arah belakang sekolah,padahal itu kan dilarang oleh pihak sekolah,entah kenapa di larang tetapi kata murid yang lainnya di belakang sekolah pernah terjadi kalau seorang siswi kelas 2-1 bunuh diri karena sering dibully oleh kakak kelas yang saat itu angakatan 3 tapi sekarang clara berada di angkatan 6,clara mengikuti anak itu dan clara berhenti saat melihat anak itu berhenti di suatu tempat dan berbicara sendiri,clara  semakin penasaran dengan apa yang terjadi,dia mendekati anak itu dan dia mendengar apa yang dia bicarakan.
“kakak,sekarang aku sudah tau siapa pelaku yang pernah membully kakak dan ternyata itu kakaknya sahabatku,aku tidak tau kak harus berbuat apa?”kata anak itu yang membuatku semakin penasaran apa yang dia maksud,akhirnya clara memberanikan diri berdiri disamping anak itu,anak itu menyadarinya tetapi saat  clara memperbaiki posisinya anak itu menyadarinya dan menatap tajam clara.
Clara kaget dia harus berbuat apa,anak itu pun juga sama dia kaget,dan ingin berlari,tapi dengan cepat clara menarik lengannya dan menatap anak cupu itu.
“kamu siapa,kenapa kamu berani ke belakang sekolah,padahal ini kan dilarang?”tanya clara yang membuat anak itu semakin takut.
“eh,a...a..aku petugas kebersihan disini”jawab anak itu dengan ketakutan.
“jangan bohong,aku tadi mendengar kalau kamu telah mendapatkan pelaku yang telah membullly kakakmu,atau mungkin siswi yang bunuh diri di kelas 2-1 itu kakak kamu?”tanya clara yang semakin membuat anak  itu ketakutan.
“eh,ituuu...em....itu...itu”jawab anak itu sambil menggigit bibir bawahnya.
“jawab dong”paksa clara.”i...ii....iitu...em itu memang kakakku?jawabnya.
“jadi kamu mau balas dendam gitu?’’tanya clara lagi.”iya,abis aku kasihan melihat orang tuaku dia tidak terima dengan apa yang pelaku itu lakukan dengan kakakku’’jawabnya sambil menahan airmatanya,clara terpaku ternyata keluarga korban masih menyimpan rasa sakit hati itu,bahkan anak ini rela menjadi tukang bersih di sekolah agar mengetahui identitas pelaku.
“oh,maafkan aku”kata clara sambil meninggalkan anak itu.
Ayah clara sangat cemas karena  clara dari tadi clara belum keluar juga dari kelasnya dan saat keluar ayahnya langsung berlari menghampiri putrinya itu.
“kamu darimana saja,ayah sangat cemas clara”tanya ayah clara sambil berjalan ke arah mobil.”gak dari mana-mana kok,clara hanya dari toilet tadi,tapi karena lampunya mati clara lama keluarnya deh’’bohong clara,karena dia takut nanti dinasihati panjang lebar oleh ayahnya.
Sesampainya clara langsung naik dan tidur dia sangat cape.
~~
Disepanjang hari clara tidak melihat anak cupu itu,dan dia mencari di lapangan basket,toilet,perpustakaan tetapi dia tidak menemukannya sampai 3 hari.
Clara berfikir mungkin anak itu telah melaporkan kepada pihak yang berwajib.


Komentar