Konsep Dasar Ekonomi Islam

Islam adalah agama rahmatan lil alamin, dan juga merupakan agama yang mengatur seluruh sendi kehidupan manusia, mulai dari hal terkecil sampai hal yang besar, begitupun dalam bidang sosial, politik dan ekonomi. Agama Islam sebagai agama yang sempurna (Kaffah) telah memberikan ketentuan-ketentuan bagi umat manusia dalam melakukan aktifitasnya di dunia, termasuk dalam bidang ekonomi

Ekonomi dalam persfektif islam adalah kesatuan dalam keanekaragaman. Kesatuan Ekonomi Islam ada dalam tujuannya, yaitu menciptakan kesejahteraan, keadilan dan pemerataan sebagai wujud amal salih atau kesalihan sosial.

Dewasa ini ekonomi islam mulai diminati dan banyak dibicarakan, Ekonomi islam muncul disaat perekonomian modern lambat dalam memberikan atau menghadirkan solusi atas problematika ekonomi kontemporer bahkan sebagian kalangan tertentu menganggap ekonomi neoklasik telah mati.

Kemunculan ilmu ekonomi modern dipanggung Internasional di mulai pada tahun 1970 yang ditandai dengan kehadiran para pakar ekonomi islam kontemporer, seperti Muhammad Abdul mannan, M.Nejatullah Shiddiqy, kursyid Ahmad, An-Naqvy, M.Umer Chapra, dan lain-lain, sejalan dengan itu didirikan Islamic Development Bank (IDB) pada tahun 1975.

Dalam Islam ada 3 konsep dasar ekonomi

pertama ; konsep dasar pertama ekonomi islam adalah bahwa manusia diciptakan oleh Allah SWT dari unsur Rohani dan jasmani, oleh karena ekonomi erat kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan dan ambisi materi, namun dalam pandangan islam pemenuhan kebutuhan (sandang, pangan dan papan) bukanlah tujuan utama melainkan sebagai sarana dalam menyembah Allah SWT sebagai sang pencipta.

Konsep Dasar kedua adalah beriman kepada keesaan ALLAH SWT,  tidak menyekutukan ALLAH , karena segala pemujaan atau penyembahan kepada selain Allah tidak akan mencapai tujuan hidup. 

Konsep dasar yang ke tiga adalah bahwa dalam kondisi apapun aturan atau hukum islam harus berlaku, ekonomi merupakan bagian terpenting dalam semua bidang. Islam adalah aturan hidup yang paling lengkap. Dalam meletakkan dasar-dasar ekonomi islam diperlukan praktek dasar secara bersamaan untuk menunjukan ke eksistensian sebagai suatu keadaan yang tidak dapat dihindarkan. sistem Ekonomi islam tidak dapat dilaksanakan secara terpisah .

Untuk itu masyarakat harus siap menerapkan semua sistem islam lainnya seperti bidang hukum,sosial dan politik dalam waktu yang sama. tanpa semua itu aturan ekonomi islam tidak akan stabil dan tidak akan efektif misinya. Jadi konsep ekonomi islam adalah tauhid.


refrensi
Abdul Sami' Al-Mishri.Pilar-pilar Ekonomi Islam.Pustaka Pelajar,Yogyakarta .2006
Kuat Ismanto. Manjemen Syari'ah. Pustaka Pelajar.yogyakarta.2015
Mahmud Abu Saud. Garis-Garis Besar Ekonomi Islam. Gema Insani Press. Jakarta.1991
Nur Hamid. Jejak Langka & Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Pustaka Pelajar Yogyakarta.2010



Komentar