Implementasi Program CSR KPC


BAB III
METODE PENELITIAN

A.    Jenis Penelitian

Penelitian yang akan lakukan adalah penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif,  penelitian kualitatif bagaimana mencermati individu yang ada dalam suatu lingkungannya, berinteraksi, berkomunikasi dengan mereka, berupaya mencermati bahasa serta tafsiran mereka tentang dunia sekitarnya.[1] Bogdan dan Taylor memberikan makna dari penelitian kualitatif merupakan langkah-langkah peninjauan/observasi yang menghasilkan data deskriptif  dengan kata dan kalimat tertulis atau lisan  orang-orang dengan perilakunya yang bisa dicermati peneliti.[2]
 Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu bagaimana menggambarkan dan mendefinisikan siapa yang terlibat dalam suatu kegiatan, apa yang dilakukannya, kapan dilakukannya, di mana dan bagaimana melakukannya. Penelitian ini bertujuan melukiskan secara tepat sifat-sifat suatu individu atau perorangan, keadaan dan gejala dari kelompok-kelompok tertentu. Dalam memaparkan masalah, penulis berusaha menggambarkan dan memaparkan dengan kalimat-kalimat yang menunjukkan keadaan lapangan yang diteliti.


B.     Pendekatan Penelitian
Dilihat dari segi metodologi, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif.  Penelitian deskriptif kualitatif adalah  penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis ataupun lisan orang-orang serta perilaku yang bisa diamati.[3] Pendekatan diarahkan pada individu secara holistik (utuh). Metode penelitian kualitatif terkadang disebut juga metode penelitian naturalistik karena dilakukan pada kondisi atau situasi yang alamiah (natural setting).[4]
C.    Sumber Data
Menurut Lofland  sumber data utama  penelitian kualitatif ialah kata-kata dan tindakan setelahnya hanya tambahan seperti dokumen dan lain-lain.[5] Dalam penelitian ini memiliki dua sumber data yang menunjang penyelesaian penelitian ini yaitu data primer yang terdiri dari masyarakat yang menerima program Corporate Social Responsibility (CSR) dan beberapa karyawan bagian Departemen Pemberdayaan. Sementara sumber sekunder adalah literatur-literatur tentang Corporate Social Responsibility (CSR), Ekonomi Pembangunan ,  pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan penelitian ini terutama yang berkaitan dengan ekonomi Islam.



1.    Sumber data primer
Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari sumber asli atau responden melalui wawancara dengan menggunkan daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelum dilakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara langsung kepada Perusahaan PT. Kaltim Prima Coal yang menangani pemberdayaan masyarakat, dan juga masyarakat atau kelompok yang mendapatkan pembinaan dari perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR)  PT. KPC.

2.    Sumber Data Sekunder
Data-data yang dikumpulkan, diolah dan disajikan oleh pihak lain, tidak langsung diperoleh oleh peneliti dari subyek penelitian merupakan data sekunder. Data sekunder mencakup dokumen-dokumen resmi, buku-buku, majalah, artikel, data-data dari internet serta, hasil penelitian dalam bentuk laporan.[6] Data sekunder dalam penelitian ini diambil dari literatur yang berkaitan dengan bahasan utama yang diangkat oleh penulis, dengan demikian keberadaan data ini adalah sebagai pendukung dan pelengkap dari data primer, seperti: Jurnal, Artikel, buku, dan lain-lain. Diperoleh dari dokumen dan catatan perusahaan yang berkaitan dengan penelitian. Dalam memilih informan untuk mendapatkan informasi atau data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan metode purposive sampling,[7] dimana pengambilan sampel sumber data dilakukan dengan pertimbangan tertentu. Pertimbangan tertentu yang dimaksud adalah informan tersebut dianggap paling tahu tentang apa yang diharapkan peneliti sehingga memudahkan untuk menjelajahi objek/situasi sosial yang diteliti

D.    Fokus Penelitian

Penelitian ini difokusskan pada implentasi program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. KPC dalam  pemberdayaan masyarakat di wilayah terdampak penambangan batu bara PT. KPC yang dikaitkan dengan ekonomi Islam.

E.     Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data berkaitan dengan mekanisme yang harus dilakukan oleh peneliti dalam mengumpulkan data, yang merupakan langkah paling strategis dalam penelitian, Karena tujuan utama penelitian adalah mendapatkan data. Untuk mengumpulkan data baik dari sumber primer ataupun sekunder, peneliti menggunakan teknik sebagai berikut:
1.    Wawancara (interview)
Wawancara merupakan komunikasi dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikontruksikan atau disusun  makna dalam suatu data tertentu.[8]
Wawancara bertujuan bagaimana memperoleh informasi langsung dari sumber informasi tentang apa yang akan diteliti dan dipecahkan. Pedoman wawancara pakai agar mengingatkan seorang pewawancara mengenai aspek-aspek apa yang mesti dibahas, juga menjadi daftar list (check list) apakah aspek-aspek tersebut relevan dan telah dibahas atau ditanyakan. Pada poin wawancara ini peneliti mewawancarai karyawan PT. KPC Bagian Departemen Pemberdayaan masyarakat yaitu bapak Sugeng dan Ibu Genta selaku penanggung jawab perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat.
 Bagaimana hubungan perusahaan dengan masyarakat, Program apa saja yang dijalankan perusahaan terhadap masyarakat, bagaimana implementasi program tersebut dilaksanakan serta apakah perusahaan sudah cukup dalam menjalankan program yang seharusnya dilaksanakan. Untuk masyarakat peneliti mewawancara bagaimana dampak perekonomian dengan adanya PT. KPC di tengah-tengah masyarakat, program apa saja yang diterima masyarakat selama ini beserta bagaimana hubungan masyarakat dengan perusahaan menjadi fokus pertanyaan pada saat wawancara. Diantara pedoman wawancara yang digunakan adalah alat perekam, catatan, pulpen serta alat tulis yang dibutuhkan.

2.      Observasi
Selain wawancara peneliti juga melakukan observasi yaitu mengadakan pengamatan langsung terhadap objek penelitian untuk memperoleh informasi dari masalah yang terjadi. Orang seringkali memberikan arti observasi sebagai suatu aktifitas yang sempit, yaitu memperhatikan sesuatu dengan memakai indra penglihatan. Dalam ranah psikologik, observasi atau yang disebut pula dengan pengamatan, meliputi kegiatan pemuatan perhatian pada sesuatu objek dengan memakai seluruh alat indra. Jadi, mengobservasi bisa dilakukan melalui penglihatan, penciuman, pendengaran, peraba, dan pengecap. Apa yang dikatakan ini sebenarrnya adalah mengamati secara langsung, dalam artian penelitian observasi dapat dilakukan dengan tes, kuesioner, rekaman gambar, rekaman suara [9]. Dalam penelitian ini peneliti melakukan observasi melalui penglihatan perilaku dan keadaan masyarakat juga melalui pendengaran pada tempat yang diteliti, sebagai keikutsertaan peneliti atau berperan dan masuk dalam kehidupan masyarakat yang diteliti. Dalam penelitian ini, observasi dilakukan pada masyarakat atau kelompok masyarakat yang mendapat bantuan PT. Kaltim Prima Coal melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang terdapat di Kecamatan bengalon yang mendapatkan bantuan bibit ayam kampong, serta pengusaha batikdi kecamatan rantau pulung yang mendapatkan bantuan peralatan membatik serta pengelola BUMDes Sangatta Utara.

3.      Telaah Literatur (Library Research)
Teknik ini dilakukan untuk mendapat data dari sumber sekunder yang relevan dalam bahasa Indonesia, Arab maupun Inggris jika dibutuhkan. Dalam mengkaji kerangka teoritis ekonomi Islam penulis berusaha untuk menelaah langsung dari literatur asli (literatur yang diakui) dalam perspektif ekonomi Islam.



4.      Dokumentasi
Dokumentasi berupa laporan atau data yang disimpan dan bisa dikaji ulang bila mana perlu. Dokumentasi dapat berupa tulisan,gambar atau karya-karya monumental lainnya.
Dokumentasi ini diperlukan sebagai bukti keakuratan data. Sehingga peneliti melihat sangat perlu untuk dilakukan. Dokumentasi bisa berupa laporan, arsip, gambar dan sebagainya. Yang didokumentasikan  adalah segala kegiatan yang dilakukan pada saat observasi atau wawancara.

F.     Keabsahan Data
Pemeriksaan dan keabsahan data dilakukan untuk mendapatkan penelitian yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Didalamnya memperlihatkan alur proses penelitian. Selanjutnya keabsahan data menyangkut dua hal, yaitu kredibilitas data dan dependabilitas data. Sesuai dengan karakter informasi yang terkandung dalam penelitian ini didasarkan atas sejumlah kriteria tertentu. kriteria yang diajukan Moleong untuk memeriksa keabsahan data dalam penelitian kualitatif adalah sebagai berikut:[10]

1.       Kepercayaan (Credibility)
Kriteria ini bertujuan untuk membuktikan bahwa data atau informasi yang dikumpulkan di lapangan benar-benar mengandung kepercayaan. Adapun teknik untuk menguji kepercayaan adalah
a.       Perpanjangan keikutsertaan
b.       Ketekunan pengamatan
c.       Triangulasi
d.      Pengecekan sejawat
Triangulasi dilakukan untuk membuktikan apakah hasil pengunpulan data yang diperoleh yang berkaitan dengan implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT. KPC pendekatan ekonomi Islam yaitu konsep tauhid, keadilan, ihsan, dan rahmatan lil’alamin dengan apa yang sesungguhnya dan apakah penjelasan yang diberikan sesuai dengan keadaan sebenarnya.
2.      Keteralihan (Transferability)
Teknik ini berkenaan dengan pertanyaan sejauh mana hasil penelitian ini dapat diaplikasikan atau digunakan pada situasi tertentu. Apabila hasil penelitian serasi dengan konteks dan sitausi lain, maka hal ini dapat ditransfer.

3.      Ketergantungan (Dependability)
Teknik ini dilakukan agar supaya hasil penelitian dapat dipertahankan dan dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, penulis diharapkan selalu berkonsultasi dengan para pembimbing setiap langkah dalam penelitian ini.

4.      Konfirmabilitas (Comfirmability)
Teknik ini berkaitan dengan masalah kebenaran naturalistik yang ditunjukkan dengan dilakukan sehingga timbul keyakinan bahwa apa yang dilakukan sesuai dengan kenyataan yang ada atau terkonfirmasi dengan benar.

G.    Teknik Analisis Data
Dalam penelitian penulis menggunakan analisis data kualitatif   Miles dan Huberman  dalam Sugiyono mengemukakan bahwa[11] analisis data penelitian kualitatif, ada tiga kegiatan yang dilakukan yaitu, reduksi data, penyajian data dan pengambilan konklusi atau verifikasi data terjadi  saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan data periode tertentu. Saat wawancara, seorang peneliti telah melakukan analisa terhadap jawaban informan. Untuk menilai tingkat kesesuaian Corporate Social Responsibilty (CSR) Perusahaan PT. KPC dengan konsep ekonomi Islam . Langkah-langkah pokok yang dilakukan dalam penelitian ini sebagai berikut:
1.      Menganalisis praktek tanggungjawab sosial yang dilakukan perusahaan PT. KPC. Tahap ini memiliki tujuan, antara lain: mengetahui bagaimana perusahaan menilai konsep tanggungjawab sosial, megetahui tema apa yang telah diungkapkan terkait dengan tanggungjawab  sosial  perusahaan,  menentukan nilai-nilai spritual yang  terkandung  dalam  prinsip - prinsip  ekonomi  islam.
2.      Membuat suatu uraian terperinci mengenai program PT. KPC, tahap ini, penulis menggambarkan data serta informasi yang telah diperoleh dalam proses sebelumnya.
3.      Menurunkan gagasan teoritis dalam pengungkapan Corporate Social Responsibilty (CSR). Kaltim Prima Coal. Serta memberikan kesimpulan atas dasar implementasi Corporate Social Responsibilty (CSR) PT. Kaltim Prima Coal, apa saja program yang dilakukan dan apakah sudah sesuai atau tidak, dengan prinsip atau tujuan ekonomi Islam. salah satu tujuan ekonomi Islam, yaitu kesejahteraan ekonomi, keadilan, dan distribusi.
4.       penulis juga dapat memberikan kritik dan saran terhadap implemetasi program Corporate Social Responsibility  (CSR) perusahaan PT. Kaltim Prima Coal.


[1]Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif , (Bandung: Alfabeta, 2015), h. 205.
  [2]Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif,  (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2014),h. 4.
[3]Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Cet. XVII, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002), h. 5.
[4]Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D, Cet. IV, (Bandung: CV. Alfabeta, 2008), h. 14.
[5]Kata-kata dan tindakan orang-orang yang diamati atau diwawancarai merupakan sumber data utama.Sumber data utama dicatat melalui catatan tertulis atau melalui perekaman video/audio tapes,pengambilan foto, atau film. Ibid.h. 157.
[6]Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Cet XII. (Jakarta: PT. Rineka Cipta.2003), h. 32.
[7]Purposive sampling adalah teknik untuk menentukan sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya biaslebih sesuai dengan fungsinya lihat Sugiyono, Memahami…, h. 85
[8]Boedi Abdullah dan Beni Ahmad. Metode penelitian Ekonomi Islam (Muamalah).                  ( Bandung: CV. Pustaka Setia,  2014), h. 43.
[9] Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian, (Jakarta: PT Asdi Mahasatya, 2006), h. 156.
[10] Lexcy. J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 2013), h.. 157-158.
[11] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif daan R&D, (Bandung: Alfabeta,), 2011.h.333.


Komentar